My Story Aloenx ke-1


My Story Aloenx

2007-2008

Pendahuluan

Bayangkan bila saudara bertahun-tahun menanti sebuah kesuksesan, berjuang setapak demi setapak mulai dari titik nol, kadang harus jatuh sebelum menapaki titian berikutnya. Berkali-kali sebelum mencapai puncak ketika akhirnya keberhasilan tiba, dan belum lama anda menikmatinya, tiba-tiba semuanya hilang begitu saja………………….!!!!

Bagaimana sikap saudara  menghadapi kehilangan hal yang telah saudara impikan yang  anda bangun sejak dulu.? Memang ada beragam cara menyikapi kehilangan, dari mulai marah-marah, menangis, protes pada takdir hingga bunuh diri, kalau kita ingat pada tokoh-tokoh ternama yang tega membunuh dirinya sendiri hanya karena sukses merekah pudar ?

Seorang laki-laki keluar dari pekarangan rumahnya, dia anak ke empat dari enam bersaudara yang pertama saudara permpuan yang udah berkeluarga dan yang kedua seorang laki-laki yang belum berkeluarga dia begituh keras melawan hidup yang selalu mengelilingi hidup dalam keluargaku dengan berbagai cobaan dari saudara yang kedua itulah adik-adiknya banyak yang mendapat perhatian dan pengalaman dalam menjalani kehidupan yang begituh keras, dia sejak lulus dari SMP menjalani hidup begituh keras dia hanya selesai sekolah SMP saja tapi jiwanya begituh tegar dalam menghadapi kenyataan di dalam kehidupan yang selalu menyiksa keluargaku. Dan dari kedua saudara ada yang ketiga dia seorang wanita yang hanya selesai sekolah SD saja dia begituh selalu melihat dari sosok-sosok adiknya yang masih butuh pendidikan dan hidup yang layak untuk hidup seperti keluarga yang lainnya dia selalu memperhatikan sikap adik-adiknya yang masih butuh permainan dan teman-teman yang banyak dan makanan yang halal dari situlah dia mencoba mencari pekerjaan yang halal dia berangkat ke luar negri sebagai TKI ( tenaga kerja Indonesia ) yang ingin mebahagiakan keluarga dan adik-adiknya yang masih kecil-kecil. Dan aku yang masih duduk di Sekolah Menegah pertama SMP yang begituh penuh rintangan dan beban dalam hidupnya baik dari segi jasmani dan rohaninya …!!. Seseorang berjalan tidak tentu arah, dengan rasa putus asa sudah cukup lama menganggur, melihat persaingan dalam merebutkan demi mendapatkan sesuap pekerjaan di salah satu lestoran, pabrik atau instansi dan banyak pula berebut untuk menjadi PNS (pegawai negri sipil). betapa sulitnya bagi orang yang bermodalkan fisik dan Cuma mengantongi izajah SMP, seperti aku. ketika aku menyusuri jalan, kesana kemari aku mendatangi tiap tempat dengan harapan akan ada perusahaan atau instansi yang membutuhkan tenagaku dan menerima aku sebagai tenaga kerja. Setelah berhari-hari aku berusaha keputusasaan mulai menyelimuti rasa lapar dan haus di tengah panasnya matahari yang menghimpit jiwaku, aku terus mencoba berjalan dengan satu harapan akan menemukan sebuah pintu dan di pintu itu ada jalan yang akan menghantar pada sebuah pintu gerbang, Kedatanganku  di kota jakarta untuk mencari Pekerjaan hingga dapat,  ketamatanku dari SMP tidak bisa mengejar cita-cita melanjutkan ke SMA ataupun  perguruan tinggi, semua itu semata-mata karna ke tidak mampuan ke dua  orang tua ku, akhirnya aku memutuskan cepat-cepat Mencari pekerjaan hingga dapat mengurangi beban orang tua.Benarkah kata orang bijak ? setiap manusia tidak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup. Segala hal yang kita peroleh  di dunia baik harta, keluarga, popularitas, karir, semua itu semata-mata titipan belaka,

bisa saja sang pemilik mengambil kapan saja dia menghendaki Keberahkiran ku sekolah SMP Tiga tahun pun berlalu aku mencoba

Menelpon ke saudaraku yang ada Di jakarta ,aku mencoba minta nomor HP kakakku kepada teman kakak ku , yang tinggal nya agak jauh, pagi pun menjelang matahari pun terbit, mahluk di jagat raya ini  pun mulai dengan aktivitas nya masing–masing, sesudah nya alaram ku matikan aku cepat-cepat bangun untuk mendatangi teman kakak ku,akupun mandi dengan tergesa–gesa dan harapan yang besar untuk mencari pekerjaan, mandi ku selesai berpakaianpun aku sambil berjalan saking besar harapanku, untuk menantikan nomor telpon dengan rasa gembira dan besar harapan ku, tanpa berfikir lama aku langsung menuju tempatnya, aku sedikit lega dengan aku menemuinya setidaknya aku bisa bicara, sesampainya aku bertanya pada salah satu yang tiggal di sana.

“ selamt sore …….? kataku “

“ sore ……….! “ ia pun menjawab dengan baik.

“ maaf pa ,aku numpang nanya ….?

“ ia ada apa …..?”

“ apa benar iwan tinggal di sini ….?”

“ ya benar …!”

“ iwan nya ada pa ……!”

“ ooh ….iwan nya belum pulang ……!”

“ biasa nya iwan pulang jam berapa ….?”

“ ngga tau ya…..coba aja tunggu ….!”

“ baik dech pa .makasih ….!”

Sekian lama aku menunggu untuk ke datangan nya, berselang beberapa menit ia datang.

“ hai …..apa kabar …?’

“ kabar baik …….!”

“ dengan siapa ke sini …..?”

“ mari ke dalam ……!”

Kemudian pun aku masuk ke dalam

“ tumben ke sini, aku kira sudah lupa …..dia menonjolkan dengan rasa senyum sambil becanda.

Tau dari mana aku tinggal di sini ….?”

“ jangan gitu dong …..!! dari mama ……!

“ kesini ada keperluan apa ……..?”

“ sebenarnya aku mau minta nomor kakak …….?”

“ oh ada…..bentar yach..!”

“ iyach .aku tunggu .?”

“ nich ………nomornya !”

“ makasih yach ……..!!!!”

“ udah , aku pamit dulu…..!

Makasih yach .!!

“ kok …buru–buru amat …….?”

“ iyach…!!!”

Dua bulan berlalu aku sudah di kota jakarta ,Di tengah perjalanan Kakak ku  teringat pada seorang teman sekolah nya  dulu, yang sudah bekerja di sala satu lestoran terkenal yang ada di jakarta sebut saja lestoran itu namanya “ lestoran gemes

yang terletak di kuningan jakarta selatan. Tanpa berfikir  lama kakak ku  langsung menuju ke  tempatnya. Rupanya kakak ku sangat  lega dengan bertemunya  setidaknya bisa numpang tinggal selagi aku,kakak ku belum mendapatkan pekerjaan. Sesampainya, aku, kakak ku  bertanya pada sala satu yang tinggal di sana……

“ Selamat sore..?” kata kakaku

“ sore..!” ia menjawab

“ maaf pa. Aku numpang nanya.?”

“ ia ada apa .?”

“ Apa benar din-din  tinggal di sini..?

“ din-din yang kerja di lestoran gemes itu ?

“ ya benar..!

“ din-din nya  tidak ada belum pulang..”

“ biasa pulang jam berapa ?

“ ngga tau .. coba aja tunggu”

“ baik de pak makasiyach..!

Sekian lama aku menunggu untuk kedatangannya, berselang berapa menit ia datang..untuk menemui aku..

“ Hai … Apa kabar ?”

“ Kabar Baik…! “

“ Dengan Siapa kesini ..?”

“ Mari Kedalam “. Kemudian kami masuk kedalam.

“ Tumben kesini , ada apa .yach…..?”

“ ceritanya bagaimana setelah lulus sekolah,

kerja dimana sekarang ..?”

“ Semenjak lulus Sekolah, aku ikut teteh di warung.”

“ Terus …!”

“ Selamah tiga tahun “

“ Begitulah namanya juga numpang, kamu tau sendirikan ..!”

“ Ya udah kamu mandi dulu geh …”

“ Ya aku mau mandi dulu, kebetulan sekali seharian aku belum mandi …”

Setelah aku mandi, aku diajaknya makan. Selama tiga hari berjalan kesana kesini demi mencari sesuatu. Namun tidak kunjung juah aku dapatkan hingga akhirnya menemui seorang sahabat lama,dan memutuskan tinggal bersamanya .

“ Din .. kedatanganku kesini, sebenarnya aku ingin tinggal disini  untuk sementara “

“Terussss..”

“ Selama tiga hari aku pergi, kesana kesini mengelilingi kota ini hingga kepabrik-pabrik, untuk mencari pekerjaan,namun belum juga aku dapatkan.”

“ Yach Udah sementara kamu belum mendapatkan pekerjaan, kamu boleh tinggal disini aku tidak keberatan kok..”

“ Terima kasih, atas kesediaannya ..”

“ Sudalah Kitakan udah lama berteman tidak usah sungkan ..”

Kini aku sekarang tinggal bersama din-din,hari demi hari aku lalui, hingga berbulan-bulan. Selama itu aku hidup bersamanya , setelah tiga bulan lamanya beum juga aku mendapatkan pekerjaan,

hingga akhirnya aku teringat padaorang tuaku,

karena kepergianku selama ini tidak memberi tauh lagi pada mereka, mungkin betapa hawatirnya sebagai orang tua yang tidak tau keberadaan anaknya. Aku sadar yang aku lakukan ini salah tapi ini semua aku lakukan demi mereka. Selanjunya sampai dirumah.

Samapi di sini dulu yah….ntar kita sambung lagi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: